Perempuan Asal Palembang Cosplay Jadi Pramugari Lolos Terbang Rute Palembang-Jakarta

Kasus pramugari palsu yang mengatasnamakan Batik Air menjadi salah satu kabar paling mengejutkan dari dunia penerbangan nasional.

Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial sejak Rabu malam, 7 Januari 2026, dan langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, seorang perempuan yang mengaku sebagai pramugari berhasil ikut terbang layaknya kru dalam penerbangan dari Palembang menuju Jakarta.

Kasus ini mencuat setelah foto-foto pelaku berinisial N (23) beredar luas di media sosial. Setelah pesawat mendarat, N langsung diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) di Bandara Soekarno-Hatta.

Meski sempat bersikeras mengklaim dirinya sebagai awak kabin, N akhirnya mengakui bahwa ia bukan pramugari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 6 Januari 2025, dalam penerbangan Palembang–Jakarta dengan nomor penerbangan ID 7058 milik Batik Air.

Dalam aksinya, N mengenakan seragam pramugari lengkap beserta ID Card Batik Air. Ia masuk ke pesawat dengan menggunakan tiket penumpang yang dibelinya sendiri.

“Ia membeli tiket sendiri seperti penumpang pada umumnya, namun mengenakan atribut pramugari lengkap,” tulis akun X @B3doel___

Dengan tiket tersebut, N berhasil melewati proses boarding dan masuk ke dalam pesawat tanpa hambatan.

Setelah berada di kabin, N disebut-sebut mengaku sebagai pramugari tambahan. Namun kecurigaan mulai muncul ketika kru aktif mendapati bahwa N tidak mampu menjawab sejumlah pertanyaan standar.

“Ketika berada di dalam pesawat dan ditanya oleh crew aktif, jawabannya ngawur dan tidak sinkron dengan standar pramugari,” tulis akun itu lagi.

Setelah pesawat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, petugas Avsec yang telah bersiaga langsung melakukan pemeriksaan terhadap N.

Dalam pemeriksaan awal, N masih bersikukuh mengaku sebagai pramugari dan sempat menunjukkan kartu identitas. Namun, petugas menilai ID Card tersebut meragukan dan keasliannya tidak jelas.

Setelah dilakukan pendalaman, N akhirnya mengakui bahwa dirinya memang bukan pramugari Batik Air.

“Sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air,” ujar perempuan asal Palembang tersebut.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak maskapai atas kegaduhan yang ditimbulkannya.

“Saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi terkait kemungkinan jerat hukum yang dapat dikenakan kepada N. Pihak Batik Air maupun Lion Group juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply